#97. Tarian Penaku, Kumpulan Puisi
Sinopsis:
Jujur, menulis puisi saya lebih karena terdorong tuntutan profesi guru.
Yaitu lebih cenderung untuk memenuhi kreativitas literasi guru ASN. Sebenarnya
saya sudah sejak sementara waktu mencoba
mempelajari bagaimana tentang menulis puisi. Tak malu saya belajar pada yunior.
Alhasil meski tertatih-tatih dan merangkak, satu demi satu puisi tercipta
dan terkumpul dalam buku kecil ini. Dari arahan editor sastra, karena
puisi-puisi yang terhimpun dalam buku ini diangkat dari berbagai ragam tema,
maka disebut “Kumpulan Puisi”.
Adapun judul buku “Tarian Pena” terinpirasi dari proses kreatif penulisan
puisi-puisi ini sendiri. Pena yang terpegang oleh jari-jemari, seakan-akan ia
sedang menari-nari di atas kertas. Boleh jadi buku ini masih jauh dari kualitas standar
sastra sebagaimana ciptaan para penyair yang susah mapan. Oleh karena itu
dengan segala kerendahan hati, tim penilai PAK mohon dapat memaklumi.
Komentar
Posting Komentar