#129 SHORT STORY ANTOLOGI; -20Hz SINOPSIS Samudra memandang sang purnama yang telah terlukis indah di sana, cahayanya begitu terang dan mampu bertahta di dalam gulita, menjadi pusat perhatian dunia yang menatapnya takjub, dia tak sendiri tapi Bersama jutaan bintang yang menjadi taburan indah pelengkapnya. “Wahai Samudra berhentilah menatapku, aku tak suksa dengan tatapn itu” tegas bulan pada Samudra. “Siapa yang menatap mu bulan, aku hanya ingin melihat pesona indah yang tercipta karena Tuhanku” ucap Samudra yang masih saja memandang Bulan. “Pesona apa yang kamu bicarakan Tuan? Bisakah anda lihat aku di sini dengan teman-temanku tetapi tatapan mu tertuju padaku” ucap Bulan percaya diri. Dari kutipan cerita di atas dapat dilihat bahwa pengarang mengajak pembaca untuk berimajinasi tentang alam sekitar, dan pembaca diminta untuk membaca sampai selesai, interaksi sosial dan emosional para tokoh tokoh imajinasi dalam penggalan di atas menggambar...