#145 Kenangan Tertulis di Puisiku (Kumpulan Puisi)



 SINOPSIS


Masa kecilku:

Begitu indah masa kecilku

Ingin sekali kembali ke masa itu

dimana-manapun

aku berada....

pasti ada kenangan yang tertinggal dan tak terlupakan

Dulu aku adalah seorang petualang

tapi sekarang aku hanyalah seorang pecundang

di mana diriku

Di mana aku

Yang dulu?

yang sering bermain itu?

Dulu aku sering keluar rumah tanpa izin sekarang aku hanya di rumah dan menyendiri bermain handphone dan memakan cemilan betapa hampanya diriku ini

Bahkan temanku.

satu-persatu menghilang

dimana kebahagiaanku yang

yang sering berpetualang

dulu.bermain hingga tak kenal waktu

Dalam puisi ini, penulis ingin menunjukkan bahwa setiap manusia mempunyai masa penuh istimewa yang mengukir kenangan manis dan indah, hingga akhirnya berteman dengan diri sendiri yang mengajarkan arti kata bertahan. Setiap bait puisi menggambarkan interaksi penulis dengan manusia lainnya yang dituangkan dalam kata-kata mudah membawa pembaca larut dalam bait-bait kumpulan puisi dengan judul "Kenanganku Tertulis di Puisiku" wujud nyata dari sebuah interaksi personal kehidupan. Dalam bait-bait puisinya menunjukkan sebuah proses kreatif dan imajinatif dalam berpuisi-

Kata-kata yang terbungkus dengan lugas menghiasi bait-bait hingga memunculkan kesan tersendiri. Semoga karya ini dapat bermanfaat bagi pembaca, dan bisa menjadi stimulant untuk menggali dan mengeksplorasi sebuah inspirasi-

Selamat membaca!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#125. Pemikiran Kuntowijoyo: Islam sebagai Ilmu (Epistemologi Strukturalisme Transendental dan Metode Obyektifikasi)

#122. Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Air Tawar